Berita terupdate.

Breaking

Post Top Ad

Monday, August 13, 2018

3-D Metal Printing

Pencetakan 3-D telah ada selama beberapa dekade,  namun itu tetap sebagian besar di gemari oleh penggemar dan desainer yang memproduksi satu-off prototipe. Dan mencetak objek dengan apa pun selain plastik — khususnya, logam — mahal dan sangat lambat.

 Bagaimanapun,  saat ini menjadi murah dan cukup mudah untuk menjadi bagian manufaktur yang berpotensi praktis. Jika diadopsi secara luas, itu bisa mengubah cara kita memproduksi banyak produk secara massal.

Dalam jangka pendek, pabrikan tidak perlu mempertahankan inventaris besar — ​​mereka hanya dapat mencetak objek, seperti bagian pengganti mobil yang sudah tua, kapan pun seseorang membutuhkannya.

Dalam jangka panjang, pabrik besar yang memproduksi secara massal berbagai suku cadang terbatas dapat diganti dengan yang lebih kecil yang membuat variasi lebih luas, beradaptasi dengan kebutuhan perubahan pelanggan.

Mau pengalaman Baru? Clik di sini

Teknologi dapat menciptakan bagian yang lebih ringan, lebih kuat, dan bentuk kompleks yang tidak mungkin dengan metode fabrikasi logam konvensional. Ini juga dapat memberikan kontrol yang lebih tepat dari struktur mikro logam. Pada tahun 2017, para peneliti dari Lawrence Livermore National Laboratory mengumumkan bahwa mereka telah mengembangkan metode pencetakan 3-D untuk membuat bagian baja tahan karat dua kali lebih kuat daripada yang dibuat secara tradisional.

Juga pada tahun 2017, perusahaan percetakan 3-D Markforged, sebuah startup kecil yang berbasis di luar Boston, merilis printer logam 3-D pertama untuk di bawah $ 100.000.

Startup Boston-area lainnya, Desktop Metal, mulai mengirimkan mesin prototyping logam pertamanya pada bulan Desember 2017. Rencananya akan mulai menjual mesin yang lebih besar, yang dirancang untuk manufaktur, yang 100 kali lebih cepat daripada metode pencetakan logam yang lebih tua.

Pencetakan bagian-bagian logam juga semakin mudah. Desktop Metal sekarang menawarkan perangkat lunak yang menghasilkan desain yang siap untuk pencetakan 3-D. Pengguna memberi tahu program tentang spesifikasi objek yang ingin mereka cetak, dan perangkat lunak menghasilkan model komputer yang cocok untuk dicetak.

GE, yang telah lama menjadi pendukung penggunaan pencetakan 3-D dalam produk penerbangannya (lihat "10 Terobosan Teknologi 2013: Manufaktur Aditif"), memiliki versi uji printer logam baru yang cukup cepat untuk membuat komponen besar. Perusahaan berencana untuk mulai menjual printer pada 2018. —Erin Winick

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Your Ad Spot

Pages